Sabtu, 19 Maret 2011

Obat Sakit Gigi Darurat

Biasanya, apapun akan dilakukan agar sakit gigi yang di derita dapat sedikit reda (obat sakit gigi darurat). Namun, cara terbaik mengatasi sakit gigi adalah dengan memperbaiki gigi yang bermasalah tersebut dengan datang ke dokter gigi. Tapi ada beberapa cara alami atau obat sakit gigi darurat yang bisa digunakan sebelum ke dokter gigi. Sakit gigi yang timbul bisa diakibatkan oleh gigi berlubang, tumbuh gigi ditempat yang tidak seharusnya serta adanya infeksi pada gusi atau gigi. Kondisi-kondisi ini hanya bisa dilakukan ahlinya yakni dokter gigi, karena kondisi itu harus diperbaiki seperti semula. Obat-obatan pengurang sakit hanya bersifat darurat yang hanya mengatasi rasa sakit sementara, tapi jika tidak ditangani tuntas serangan sakit gigi bisa muncul lagi. 

Berikut ini beberapa cara dan bahan alami yang bisa mengurangi rasa sakit gigi dan ketidaknyamanan di gigi sebelum sempat ke dokter gigi yang dikutip dari detikhealth yaitu: 

Bawang putih. 
Berdasarkan buku 'Jude's Herbal Home Remedies' karangan Jude C Todd diketahui bahwa bawang putih bisa mengobati sakit gigi atau pun gigi berlubang karena mengandung senyawa antiseptik. Caranya ambil satu siung bawang putih dan meletakkannya pada gigi yang sakit. Lakukan selama 5 menit, lalu keluarkan bawang putih dan cuci mulut dengan air hangat. 
 
Teh 
Dalam buku 'Prescriptions for Herbal Healing' karangan Phyllis A Balch menuturkan bahwa teh bisa digunakan untuk mengatasi sakit gigi. Teh hangat bisa membantu menghilangkan bakteri di mulut dan mengurangi rasa sakit, sedangkan kantong teh hangat bisa ditempatkan digusi gigi yang sakit untuk membantu menghentikan peradangan. Tapi sebaiknya tidak menggunakan gula dalam membuat teh hangat. 

Es Batu  
Menggunakan es batu diketahui bisa mengurangi rasa sakit dan bengkak pada gigi dan gusi. Caranya letakkan es batu dalam kantong atau kain ke daerah yang sakit dan biarkan selama 5-10 menit lalu lepaskan. Lakukan hal ini sebanyak 2 kali sehari, tapi jika kondisinya tidak membaik, segera hubungi dokter. 

Minyak cengkih
Sebuah studi yang dilaporkan dalam Journal of Dentistry pada tahun 2006 menemukan bahwa minyak cengkeh bisa meredakan sakit gigi. Caranya ambil 2-3 tetes minyak cengkeh ke kapas lalu gosokkan ke gigi yang sakit. Jika menggunakan cengkeh sebaiknya dibasahi dengan air liur terlebih dahulu sebelum diletakkan ke gigi yang sakit. Cabai rawit Cabai rawit mengandung senyawa capsaicin yang bisa berfungsi meringankan rasa sakit. Caranya larutkan cabai rawit ke dalam air panas, celupkan kapas, peras sedikit dan letakkan di gigi yang sakit. 
Semoga obat sakit gigi darurat tersebut dapat bermanfaat mengurangi sakit gigi yang diderita sebelum ke dokter gigi kesayangan anda

Lubang Gigi (Caries)

Gigi yang berlubang bukanlah disebabkan ulat seperti anggapan orang pada zaman dahulu. Teori ini bertahan hingga tahun 1700-an hingga Willoughby Miller seorang dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin menemukan penyebab pembusukan gigi. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri akan mengubah gula dari sisa makanan menjadi asam yang menyebabkan lingkungan gigi menjadi asam (lingkungan alami gigi seharusnya adalah basa) dan asam inilah yang akhirnya membuat lubang kecil pada email gigi.

Saat lubang terjadi pada email gigi, kita belum merasakan sakit gigi. Tetapi, lubang kecil pada email selanjutnya dapat menjadi celah sisa makanan dan adanya bakteri akan membuat lubang semakin besar yang melubangi dentin. Pada saat ini kita akan merasakan linu pada gigi saat makan. Bila dibiarkan, lubang akan sampai pada lubang saraf sehingga kita akan mulai merasakan sakit gigi. Proses ini tidak akan berhenti sampai akhirnya gigi menjadi habis dan hanya tersisa akar gigi.
Sakit gigi tidak dapat dipandang sebelah mata seperti anggapan beberapa orang, karena bila didiamkan, dapat membuat gigi menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung maupun penyakit lainnya.
Agar tidak semakin bertambah parah, maka bila Anda memiliki gigi berlubang sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter gigi untuk mengobatinya. Walaupun banyak orang tidak suka pergi ke dokter gigi dengan alasan tidak peduli dengan keadaan gigi, khawatir biayanya mahal, takut atau malu diejek karena gigi yang rusak, namun pergi ke dokter gigi adalah solusi terbaik untuk mengatasi sakit gigi. Gigi berlubang tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Walaupun, mungkin setelah menderita sakit gigi, rasa sakitnya dapat hilang tetapi tidak memperbaiki keadaan gigi. Gigi akan tetap berlubang, bahkan lubangnya akan terus semakin membesar.

Mengatasi Rasa Takut ke Dokter Gigi

Jika Anda merasa takut saat dokter gigi menangani gigi Anda, silahkan beritahukan ke dokter Anda. Ia tentu senang membantu Anda mengatasinya. Anda bisa memberitahunya bahwa Anda akan memberi isyarat dengan tangan bahwa Anda takut atau merasa sakit saat ia sedang menangani gigi Anda. Banyak pasien mendapati bahwa hal tersebut membuat mereka lebih tenang.
Selain itu kebanyakan dokter gigi sering mengajak bicara pasiennya saat menangani gigi pasien. Hal ini bertujuan menenangkan hati pasien tersebut.
Ingatlah bahwa gigi yang sehat menunjang kesehatan tubuh. Jika Anda segera memperbaiki gigi Anda yang berlubang, hal ini akan menghindari problem dan perawatan yang mahal di kemudian hari.

Menambal Gigi dan Cabut Gigi

Langkah yang umumnya akan diambil dokter gigi adalah menambal gigi yang rusak, bila lubangnya belum terlalu besar. Tetapi, bila kita merasakan sakit gigi, proses penambalan tidak dapat langsung dilakukan karena dengan demikian gas dalam gigi tidak dapat keluar. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit atau akan mematikan saraf gigi agar kita tidak tersiksa dengan rasa sakitnya. Pada kunjungan selanjutnya barulah gigi akan dibersihkan dan ditambal sementara, penambalan secara permanen dilakukan pada kunjungan berikutnya lagi.
Bila lubang terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk ditambal, berarti gigi harus dicabut. Sama seperti proses penambalan gigi, maka gigi juga tidak dapat langsung dicabut saat gigi masih terasa sakit. Hal ini disebabkan saat kita merasakan sakit gigi, maka obat anestesi (obat kebal agar tidak terasa sakit saat gigi dicabut) tidak dapat menembus akar gigi, sehingga saat dicabut akan menyebabkan sakit yang luar biasa. Proses pencabutan gigi baru bisa dilakukan saat gigi sudah tidak terasa sakit dan untuk menghilangkan rasa sakit dokter akan mematikan saraf gigi.
Mencegah Gigi Berlubang

Untuk mencegah terjadinya lubang pada gigi, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut:
Memeriksa gigi secara rutin

Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali walaupun Anda tidak merasakan sakit gigi. Hal ini diperlukan agar dokter dapat mendeteksi lubang kecil yang terjadi pada gigi dan dapat ditangani segera agar lubang tidak semakin besar. Dapat juga dideteksi bagian gigi yang tidak rata atau berlekuk yang dapat menyebabkan gigi sulit dibersihkan.

Menyikat gigi secara teratur dan pada waktu yang tepat

Pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur adalah waktu yang tepat untuk menyikat gigi. Air liur tidak banyak keluar pada waktu kita tidur, sehingga gigi akan rusak bila Anda membiarkan sisa makanan pada gigi tanpa menyikatnya. Air liur berguna untuk memlinfungi gigi dari bakteri penyebab gigi berlubang.

Menyikat gigi dengan cara yang benar

Walau menyikat gigi telah dilakukan secara teratur namun bila dilakukan dengan cara yang tidak benar, tentu hasilnya tidak akan maksimal. Cara yang benar adalah dengan menyikat ke arah bawah untuk gigi depan